Apa Itu Kabel UTP : Fungsi, Warna, Jenis ,dan Komponennya


Pengertian Kabel UTP (Unshielded twisted-pair) adalah sebuah jenis kabel jaringan yang menggunakan bahan dasar mentega tembaga, yang tidak dilengkapi dengan shield internal.

UTP merupakan jenis kabel yang paling umum yang sering digunakan di dalam jaringan lokal (LAN), karena memang harganya yang rendah, fleksibel dan kinerja yang ditunjukkannya relatif bagus.

Dalam Jaringan UTP, terdapat insulasi satu lapis yang melindungi kabel dari ketegangan fisik atau kerusakan tapi, tidak seperti kabel Shielded Twisted-pair (STP), insulasi tersebut tidak melindungi kabel dari interferensi elektromagnetik.

Fungsi Kabel UTP merupakan kabel yang digunakan untuk menghubungkan jaringan Local Area Network (LAN) pada sistem jaringan internet komputer. Nah kabel ini dibagi menjadi beberapa bagian atau jenis sesuai kategori untuk menghantarkan sebuah data.

Jenis Kabel UTP

Kabel sangat penting dalam sebuah jaringan sehingga kita harus mengetahui jenis dan kegunaanya.

Kategori 1


Kabel UTP Category 1 (Cat1) adalah kabel UTP dengan kualitas transmisi terendah, yang didesain untuk mendukung komunikasi suara analog saja. Kabel Cat1 digunakan sebelum tahun 1983 untuk menghubungkan telepon analog Plain Old Telephone Service (POTS).

Karakteristik kelistrikan dari kabel Cat1 membuatnya kurang sesuai untuk digunakan sebagai kabel untuk mentransmisikan data digital di dalam jaringan komputer, dan karena itulah tidak pernah digunakan untuk tujuan tersebut.


Kabel UTP Category 1 (Cat1) adalah kabel UTP dengan kualitas transmisi terendah, yang didesain untuk mendukung komunikasi suara analog saja. Kabel Cat1 digunakan sebelum tahun 1983 untuk menghubungkan telepon analog Plain Old Telephone Service (POTS).

Karakteristik kelistrikan dari kabel Cat1 membuatnya kurang sesuai untuk digunakan sebagai kabel untuk mentransmisikan data digital di dalam jaringan komputer, dan karena itulah tidak pernah digunakan untuk tujuan tersebut.


Kategori 2


Kabel UTP Category 2 (Cat2) adalah kabel dengan kualitas transmisi yang lebih baik dibandingkan dengan kabel UTP Category 1 (Cat1), yang didesain untuk mendukung komunikasi data dan suara digital. Kabel ini dapat mentransmisikan data hingga 4 megabit per detik.

Seringnya, kabel ini digunakan untuk menghubungkan node-node dalam jaringan dengan teknologi Token Ring dari IBM. Karakteristik kelistrikan dari kabel Cat2 kurang cocok jika digunakan sebagai kabel jaringan masa kini. Gunakanlah kabel yang memiliki kinerja tinggi seperti Category 3, Category 4, atau Category 5.


Kategori 3


Kabel Category 3 (Cat3) adalah kabel dengan kualitas transmisi yang lebih baik dibandingkan dengan UTP Category 2 (Cat2), yang didesain untuk mendukung komunikasi data dan suara pada kecepatan hingga 10 megabit per detik. Kabel Cat3 menggunakan kawat-kawat tembaga 24-gauge dalam konfigurasi 4 pasang kawat yang dipilin (twisted-pair) yang dilindungi oleh insulasi.

Cat3 merupakan kabel yang memiliki kemampuan terendah (jika dilihat dari perkembangan teknologi Ethernet), karena memang hanya mendukung jaringan 10BaseT saja. Seringnya, kabel jenis ini digunakan oleh jaringan IBM Token Ring yang berkecepatan 4 megabit per detik, sebagai pengganti Cat2.


Kategori 4


Kabel UTP Category 4 (Cat4) adalah kabel dengan kualitas transmisi yang lebih baik dibandingkan dengan UTP Category 3 (Cat3), yang didesain untuk mendukung komunikasi data dan suara hingga kecepatan 16 megabit per detik.

Kabel ini menggunakan kawat tembaga 22-gauge atau 24-gauge dalam konfigurasi empat pasang kawat yang dipilin (twisted pair) yang dilindungi oleh insulasi. Kabel ini dapat mendukung jaringan Ethernet 10BaseT, tapi seringnya digunakan pada jaringan IBM Token Ring 16 megabit per detik.


Kategori 5

Kabel Category 5 (Cat5) adalah kabel dengan kualitas transmisi yang jauh lebih baik dibandingkan dengan kabel Category 4 (Cat4), yang didesain untuk mendukung komunikasi data serta suara pada kecepatan hingga 100 megabit per detik.

Kabel ini menggunakan kawat tembaga dalam konfigurasi empat pasang kawat yang dipilin (twisted pair) yang dilindungi oleh insulasi. Kabel ini telah distandardisasi oleh Electronic Industries Alliance (EIA) dan Telecommunication Industry Association (TIA).

Kabel Category 5 dapat mendukung jaringan Ethernet (10BaseT), Fast Ethernet (100BaseT), hingga Gigabit Ethernet (1000BaseT). Kabel ini adalah kabel paling populer, mengingat kabel serat optik yang lebih baik harganya hampir dua kali lipat lebih mahal dibandingkan dengan kabel Cat5. Karena memiliki karakteristik kelistrikan yang lebih baik, kabel Cat5 adalah kabel yang disarankan untuk semua instalasi jaringan.


Enhanced Category 5


Kabel ini merupakan versi perbaikan dari kabel Cat5, yang menawarkan kemampuan yang lebih baik dibandingkan dengan Cat5 biasa. Kabel ini mampu mendukung frekuensi hingga 250 MHz, yang direkomendasikan untuk penggunaan dalam jaringan Gigabit Ethernet, meskipun menggunaan kabel Category 6 lebih disarankan untuk mencapai kinerja tertinggi.

Fungsi Warna Kabel UTP

  • Orange : Kabel berwarna Orange berfungsi sebagai media penghantar paket data.
  • Putih Orange : Kabel berwarna  Putih Orange berfungsi sebagai media penghantar paket data.
  • Hijau : Kabel berwarna  hijau berfungsi sebagai media penghantar paket data.
  • Putih Hijau : Kabel berwarna putih hijau berfungsi sebagai media penghantar paket data.
  • Biru : Kabel berwarna biru berfungsi sebagai media penghantar paket suara.
  • Putih Biru : Kabel berwarna putih biru berfungsi sebagai media penghantar paket suara.
  • Cokelat : Kabel berwarna cokelat berfungsi untuk menghantarkan tegangan DC.
  • Putih Cokelat : Kabel berwarna putih cokelat berfungsi untuk menghantarkan tegangan DC.

Berikut ini merupakan susunan kabel UTP Straight , Yang dimana kalian sudah tau ataupun belum terdapat 4 warna yaitu kuning, hijau, biru, dan coklat. Perhatikan dibawah ini penjelasan lengkapnya

Nah untukberikut ini saya akan berikan gambaran sebuah susunan Kabel UTP Crossover

Dalam menghubungkan jaringan Ethernet dengan menggunakan kabel Category 5, terdapat dua strategi pengabelan, yakni Crossover cable dan Straight-through cable. 

Kabel Crossover digunakan untuk menghubungkan dua perangkat yang sama (NIC dengan NIC lainnya, hub dengan hub yang lainnya dan lain-lain), sementara kabel Straight-through digunakan untuk menghubungkan NIC dengan hub atau NIC dengan switch.


 Shielded twisted pair (STP atau STP-A)


Shielded twisted pair atau STP adalah kabel pasangan berpilin yang memiliki perlindungan dari logam untuk melindungi kabel dari intereferensi elektromagnetik luar.

Kesimpulan

Kabel UTP adalah kabel yang sering di gunakan untuk memasang jaringan  LAN .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Kuota habis !!
%d bloggers like this: