Apa itu Mikroskop ? – Serta Fungsi, Jenis, dan bagiannya

Portaljawa.com – Kalian pernah menggunakan mikroskop belum broh?. Kalian tau ngga cara menggunakannya dan apa saja sih fungsinya.

Nah sebelum melangkah ke topik utama alangkah baiknya kalian mengetahui apa itu Mikroskop?. Serta apa saja kegunaan Mikroskop untuk membantu mempermudah manusia dalam kehidupan sehari – hari.

Apa itu Mikroskop?

Mikroskop adalah alat yang digunakan untuk melihat benda yang sangat kecil atau misal partikel senyawa – senyawa. Bisa juga dibilang sebagai alat bantu untuk melihat semua benda yang tidak sanggup di lihat oleh mata manusia. Nah di ciptakanlah mikroskop sebagai alat bantu penglihatan benda terkecil.

Fungsi Mikroskop

Mikroskop berfungsi untuk melihat benda yang sulit bahkan tak bisa dilihat dengan menggunakan mata telanjang. Benda yang hanya bisa dilihat dengan bantuan mikroskop disebut denga benda mikroskopis. Mikroskop (bahasa Yunani: micron = kecil dan scopos = tujuan) adalah sebuah alat untuk melihat objekyang terlalu kecil untuk dilihat dengan mata telanjang.

Mikroskop pertama kali di buat oleh Antonie van Leuwenhoek (Belanda), mikroskop tersebut mampu melihat benda dengan pembesaran sampai 300 kali. Tahun” 1663 Robert Hooke, ilmuWan Inggris meneliti serangga dan tumbuhan dengan mikroskop. Ia menemukan sel-sel kecil pada gabus. , Mikroskop merupakan alat optik dengan satu lensa atau lebih untuk menghasilkan gambar yangjauh lebih besar dari benda sebenarnya.

Jenis – Jenis mikroskop

Berdasarkan pada kenampakan objek yang diamati, mikroskop dibagi dua jenis, yaitu mikroskop dua dimensi (mikroskop cahaya) dan mikroskop tiga dimensi (mikroskop stereo). Berdasarkan sumber cahayanya, mikroskop dibedakan menjadi mikroskop cahaya dan mikroskop elektron.

l) Mikroskop Cahaya

Mikroskop cahaya mempunyai perbesaran maksimum 1000 kali. Mikroskop j enis ini memiliki tiga lensa,’yaitu lensa objektif, lensa okuler, dan kondensor. Lensa obj ektif dan lensa okuler terletak pada kedua ujung tabung mikroskop.

Lensa okuler pada mikroskop ada yang berlensa tunggal (monokuler) atau ganda (binokuler). Lensa kondensor berperan untuk menerangi obj ek dan lensa-lensa’ mikroskop lain. Dengan pengaturan yang tepat maka akan diperoleh daya pisah maksimal.”

Secara garis besar, mikroskop cahaya terdiri dari dua bagian yaitu :

a) Bagian mekanik, terdiri .dari kaki mikroskop, pilar, lengan mikroskop, mejapreparat, klip (penjepit) preparat, pemutar fokus halus, pemutar fokus kasar, revolver, dan pengatur diafragma.

b) Bagian optik, terdiri dari: cermin (reflektor), diafragma, lensa objektif, dan lensa okuler.

Benda yang kita amati dibawah mikroskop disebut objek atau preparat. Sedangkan bayangan yang kita lihat disebut 1mage.Mikroskop cahaya dapat memperbesar objek hingga 1.000 kali.

2) Mikroskop stereo

Mikroskop stereo merupakan Jenis mikroskop yang hanya bisa digunakan untuk benda yang relatif besar dengan perbesaran 7 hingga 30 kali. Benda yang diamati dengan mikroskop ini dapat terlihat secara tiga dimensi. Komponen pada mikroskop stereo hampir sama dengan mikroskop cahaya. Perbedaannya pada ruang ketajaman lensa mikroskop stereo jauh lebih tinggi dibandingkan dengan mikroskop cahaya sehingga kita dapat melihatbentuk tiga dimensi benda yang diamati.

3) Mikroskop elektron

Sistem kerja mikroskop elektron harus diletakkan di ruang hampa udara dan ditembakkan dengan sinar elektron.

Mikroskop elektron mampu melakukan perbesaran gambar hingga 20.000 kali, bahkan dengan menggunakan lensa intermedier dapat menghasilkan pembesaran 1.000.000 kali. Kelemahan mikroskop elektron adalah tidak dapat dipakai pada objek hidup.

Bagian – bagian Mikroskop

mikroskop

1. Bagian Mekanik

a) Kala mlkmSkOP berfungsi untuk menyangga mikroskop. :

b) Pilar atau sendi inklinasi sebagai penghubung antara kaki dengan lengan m1kroskop_

c) Pengatur kondensor berfungsi ‘untuk menarik turunkan kondensor. _

d) Kondensor berfungsi untuk memfokuskan cahaya ke benda yang sedang diamati

e) Lengan mikroskop berfungsi sebagai pegangan mikroskop.

f) Engsel penggerak berfungsi sebagai penghubung lengan dengan kaki mikroskop

g) Meja preparat berfungsi untuk meletakkan preparat yang akan diamati,

h) Penjepit preparat atau pemegang sediaan berfungsi untuk menjepit preparat yang akan diamati agar tidak bergeser. ‘

i) Tabung berfungsi menghubungkan antara lensa objektif dan lensa okuler.

j) Revolver berfungsi untuk menempatkan lensa objektif.

k) Sekrup pemutar kasar berfungsi untuk menggerakkan tabung mikroskop secara cepat dari atas ke bawah. ‘

l) Sekrup pemutar halus berfungsi untuk menggerakkan tabung ke arah atas dan bawah secara lambat. Alat ini dipakai jika objek telah terfokus dengan memutar pemutar kasar.

Bagian Optik Mikroskop

a) Dua buah cermin; yaitu sebuah cermin datar dan sebuah cermin cekung. Fungsi cermin adalah untuk mencari, mengumpulkan, dan mengarahkan sinar pada

objek yang diamati. Cermin datar untuk sumber cahaya yang cukup terang dan cermin _cekung untuk sumber cahaya yang kurang terang.

b) Diafragma, berfungsi untuk mengatur banyak sedikitnya sinar yang dipantulkan cerminmenuju ke mata.

c) Lensa objektif, berfungsi untuk memperbesar bayangan objek, terletak pada revolver.

d) Lensa okuler, berfungsi untuk memperbesar bayangan objek, terletak pada bagian atas tabung.

c. Hal yang Perlu Diperhatikan dalam Menggunakan Mikroskop

Dalam mengamati obyek biasakan mengamati objek pada mikroskop dengan kedua mata ‘ terbuka, konsentrasi pada satu mata. Apabila lensa okuler hanya satu. Pengamatan objek ‘ dengan satu mata terpejam akan melelahkan mata kamu.

Jika karna mengiginkan objek pengamatan terlihat lebih besar, gunakan lensa objektifden gan perbesaran lebih tinggi. Caranya adalah dengan memutar revolver. Sebelumnya kamu harus memerhatikan jarak antara lensa dengan gelas objek untuk menghindari tertekannya ‘ gelas objek. Gunakan” pengaturan fokus untuk mendapatkan gambar yang jelas.

Setelah kamu selesai mengunakan mikroskop, atur agar tabung mikroskop berada pada posisi paling jauh dari meja objek. Pindahkan gelas objek dari meja objek. Putar revolver sehingga lubang meja objek berada di antara dua lensa objektif. Kembalikan mikroskop pada tempatnya.

d. Mengamati Preparat Jadi dengan Menggunakan Mikroskop

Preparat dapat berupa preparat awetan atau berupa preparat segar. Preparat awetan adalah

preparat pada gelas objek yang telah diawetkan dengan bahan-bahan tertentu. preparat tersebut ‘ sudah jadi. Apabila kita ingin menggunakan preparat ini, cukup meletakkannya di meja obj ek, jepit dengan klip, kemudian atur cahaya dan cermin.

e. Pembuatan Preparat dan Awetan sebagai Objek Pengamatan

Nah mungkin hanya ini pembahasan kami mengenai Apa itu Mikroskop beserta Fungsi dan bagian – bagiannya. Semoga artikel ini dapat bermanfaat untuk kalian semua. Terimakasih sudah singgah.

Tinggalkan komentar