Sosok Arvilla Delitriana, Insinyur perancang Jembatan Lengkung LRT

  • Whatsapp
Arvilla Delitriana

portaljawa.com – Arvilla Delitriana, insinyur perempuan lulusan ITB yang dapat pujian setinggi langit dari Jokowi. Dia adalah insinyur lokal yang merancang jembatan lengkung bentang panjang ruas Kuningan pada lintas raya terpadu (LRT) Jabodebek.

“Begitulah rumitnya pekerjaan jembatan bentang panjang untuk LRT Jabodebek yang melayang di atas flyover Kuningan, Jakarta Selatan ini.

Untunglah, sang insinyur Ibu Arvilla Delitriana lulusan Institut Teknologi Bandung berhasil merancang jembatan menakjubkan itu dan tersambung dengan presisi sejak kemarin (Rabu, 11/10),” kata Presiden Jokowi.

Sebelum berhasil merancang jembatan lengkung LRT di ruas Kuningan, Arvilla berhasil merancang beberapa jembatan lain di Indonesia. Antara lain; Jembatan Kali Kuto Semarang.

Kemudian Jembatan Layang khusus Busway ruas Adam Malik di Jakarta, Jembatan Pedamaran 1 dan 2 di Provinsi Riau, dan Jembatan Kereta Api Cirebon-Kriya, serta Jembatan Perawang di Provinsi Riau.

Arvilla Delitriana berhasil merancang konstruksi jembatan lengkung LRT Jabodebek. Yang membentang 148 meter dengan radius lengkung 115 meter dan menggunakan material beton seberat 9.688,8 ton. Setara dengan lebih tiga kali berat patung Garuda Wisnu Kencana di Bali.

Baca Juga :  Kumpulan Fungsi Rumus Excel Lengkap beserta Contohnya (2020)

Besi yang digunakan sejumlah 2.929,7 ton atau setara dengan lebih lima kali berat pesawat Airbus A-380. Tidak heran jika konstruksi ini mengukir dua rekor dari Museum Rekor.

baca juga : berikut ini ialah Tips berbisnis online dari Kangyusuf

Salah satu pencapaian dalam pembangunan LRT Jabodebek adalah saat melaksanakan proses pembuatan jembatan lengkung bentang panjang Kuningan. Meski cukup rumit, ADHI bisa menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan desain yang direncanakan. ⁣

Sobat, jembatan lengkung bentang panjang Kuningan telah meraih dua rekor MURI, yakni Jembatan Kereta Box Beton Lengkung dengan Bentang Terpanjang di Indonesia dan Rekor Pengujian Axial Static Loading Test pada Pondasi Bored Pile dengan beban terbesar di Indonesia. ⁣

Rekor pertama didapatkan, karena jembatan ini merupakan jembatan untuk kereta yang materialnya menggunakan box beton dengan berbentuk melengkung terpanjang, yakni 148 meter.⁣

Rekor kedua didapatkan, karena pondasi bore pile dari jembatan kereta ini mampu menopang beban seberat 4400 ton.⁣

Jembatan ini merupakan karya anak bangsa. Hasil rancangan Arvilla Delitriana, biasa disapa Dina, seorang Konsultan Desain Jembatan Lengkung, lulusan ITB bekerja sama dengan tim #LRTJabodebek ADHI.⁣

Kita patut bangga dengan hasil karya anak bangsa. Semangat terus Engineer Indonesia! ⁣

Baca Juga :  Cara membuat Widget Artikel Terbaru di Blog (Blogspot) 2019

Proyek light Rail Transit (LRT) yang dikerjakan oleh PT Adhi Karya (Persero) Tbk memasuki fase baru yakni dengan pengecoran terakhir bentang jembatan lengkung bentang panjang Kuningan pada proyek LRT Jabodebek.

Peresmian tersebut dilakukan di persimpangan Jalan HR Rasuna Said Kuningan dan Jalan Gatot Subroto (Gatsu) Jakarta Selatan, pagi ini, Senin (11/11/2019).


Berkat pembangunan jembatan lengkung bentang panjang (longspan) kuningan itu, perseroan mendapatkan dua rekor Museum Rekor Indonesia (MURI). Adapun jembatan longspan Kuningan ini merupakan karya arsitektur lokal bernama Arvilla Delitriana.


Wanita lulusan Institut Teknologi Bandung tersebut menuai pujian dari Menteri Kabinet Indonesia Maju. Diantaranya Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi hingga Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono.


Direktur Utama Adhi Karya mengatakan karya Avrilla tersebut menyisihkan tiga rancangan konsultan dari Perancis.
“Akhirnya srikandi Indonesia, kita pilih,” ujarnya.


Ketiga rancangan Perancis tersebut yaitu Steel box girder dengan metode incremental launching, cable stayed, concrete box girder balanced cantilever dengan kolom ditengah, concrete box girder balanced canilever dengan bentang utama 148 meter.

Baca Juga :  Realme 3 Pro Spek dan Harga di Indonesia Termurah Rp 2 Jutaan


Dalam kesempatan yang sama, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyebut karya Arvilla sebagai prestasi yang luar biasa dan amat membanggakan.


“Selamat kepada ibu yang berprestasi luar biasa. Ini membanggakan engineer Indonesia,” ujar Budi Karya.


Tak hanya pujian, bahkan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono juga memberikan hadiah kepada Arvilla.


“Saya akan hadiahi satu bulan dom (dana operasional menteri) saya untuk beliau,” ucap Basuki.


Basuki menilai karya yang diciptakan Arvilla tidak main-main dan patut mendapatkan apresiasi. “Ini sangat eksentrik”.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *