Kepala desa sugihan meninggal

portaljawa.com – Masyarakat dikejutkan dengan kasus kematian Kaswadi (62), kepala Desa Sugihan, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.

Kaswadi ditemukan tewas di dalam mobil yang saat itu berpenumpang seorang teman wanitanya, DR (44), yang juga tetangganya di Desa Sugihan.

Berdasarkan informasi, sebelum kejadian, keduanya berjanjian untuk bertemu di depan rumah sakit di wilayah Kota Purwodadi, Grobogan, Sabtu (16/11/2019) pagi sekitar pukul 09.00 WIB.

Baca Juga :  Lowongan Kerja PT KAI untuk lulusan SMA dan SMK Terbaru [2021]

Setelah itu, Kaswadi mengajak DR untuk berkeliling kota dengan mengendarai mobil Honda Mobilio berpelat nomor H 8940 VO.

Mobil itu melaju sedang hingga akhirnya menepi di kawasan sepi di wilayah Desa Ngraji, Kecamatan Purwodadi.

Baca Juga :  Apa itu Batik : Sejarah, Jenis, Ragam Motif, dan Hari Batik 2021

Saat itu, keduanya diduga hendak berbuat mesum di dalam mobil yang terparkir di pinggir jalan. Entah karena apa, saat itu juga, Kaswadi mendadak sesak nafas dan mengeluh kesakitan.

DR yang saat itu panik kemudian keluar mobil dan meminta pertolongan warga setempat. Saat dihampiri, nyawa Kaswadi sudah tak tertolong.

Baca Juga :  Fenomena unik di Waduk Kedung ombo (WKO) Sragen

Kaswadi ditemukan sudah tidak bernyawa di dalam mobil. Barang bukti yang ditemukan berupa celana dalam milik Kaswadi di dalam mobil, beberapa butir pil serta uang tunai jutaan rupiah.

Kasat Reskrim Polres Grobogan, AKP Agus Supriyadi Siswanto, menyampaikan, dari hasil keterangan yang dihimpun, Kaswadi diduga hendak melakukan perzinahan di dalam mobil.

Baca Juga :  Cara daftar Paket Nelpon Telkomsel Murah Combo 40 Menit

baca juga : Caesar hito pulang kampung ke purwodadi ,berikut ini kabarnya!!!

Diperkuat dengan alat bukti yang ditemukan di lokasi kejadian. Dari hasil pemeriksaan medis tidak ditemukan adanya unsur penganiayaan pada fisik Kaswadi.

“Dugaanya mengarah ke situ (mesum). Untuk beberapa pil yang ditemukan apakah obat kuat masih didalami. Korban sudah diserahkan ke keluarga untuk dimakamkan,” ujarnya saat dihubungi wartawan melalui ponsel, Minggu (17/11/2019).

Baca Juga :  5 Lagu Avenged Sevenfold yang Enak Didengar

Jasad Kaswadi kemudian dilarikan ke RSUD dr Soedjati Purwodadi untuk diperiksa lebih lanjut.

Dari hasil keterangan tim medis menyatakan bahwa Kaswadi meninggal dunia akibat serangan jantung.

Baca Juga :  Kumpulan Fungsi Rumus Excel Lengkap beserta Contohnya (2021)

“Dugaan meninggal dunia akibat serangan iantunq,” kata dokter

Selamat siang komandan ijin melaporkan pada hari sabtu tgl 16 November 2019 pukul 09.30 WIB telah ditemukan seorang mayat berjenis laki-Iaki didalam mobil di pinggir jalan ds. Kandangan ngraji dengan indentitas sbb:

Korban :

Nama :kaswadi

Ttl. : grobogan 11-08-1962 Jenis kelamin :Iaki 2

Baca Juga :  Belajar Kunci Gitar untuk pemula : 15 Kunci Dasar Gitar + Gambar

Alamat : dsn. Godongan Rt/Rw :07/01

Kel /Ds: sugihan

kec. :toroh

Pekerjaan : kepala desa

Saksi :

Nama : Darwati

Ttl. : grob 23 06 1975 Jenis kelamin : perempuan Alamat : dsn dagangan

Rt/ Rw : 04/ 10

Kel / Ds : sugihan

Pekerjaan : ibu rumah tangga

Kronologis kejadian :

Ibu darwati di ajak janjian dengan pak kaswadi (kades sugihan) di depan RS. Islam porwodadi di ajak ke ds. Ngablak

Baca Juga :  7 Foto Yang Tidak Boleh Diupload Di Media Sosial

setelah perjalanan dari ds. Ngablak menuju ke purwodadi di perjalanan ds. Kandangan ngraji mobil menepi di pinggir jalan mau melakukan hubungan intim, sudah memasukkan alat kelamin (blm keluar sperma) tiba2 korban sesak nafas dn di bangunkan sudah meninggal dunia selanjutnya ny. Darwati keluar dari mobil minta pertolongan

Baca Juga :  5 Manfaat Bisnis bagi Keluarga

Setelah di visum dari tim inavis polres Grob. di klinik dr. Suyanto ds. Kandangan utk sementara tidak ada unsur penganiayaan.

Semoga almarhum bisa diterima di sisi yang maha kuasa. Dan untuk keluarga korba semoga bisa mngikhlaskan kepergian bapak Kaswadi.

Baca Juga :  Inilah Stadion Palaran Samarinda Terbengkalai (2021)

Mungkin keluarga korban tidak menyangka kenapa kejadian itu bisa terjadi. Karena orang yang di anggap sebagai panutan desa malah berbuat yang tidak baik.

Dalam hal ini korban meninggal real karena serangan jantung. Tidak ada tersangka dalam meninggalnya alm. Bapak Kaswadi.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.